Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017

Hacker WannaCry Berasal Dari China Bagian Selatan?

Gambar
Meski sempat dicurigai berhubungan dengan kelompok hacker Lazarus, sampai saat ini hacker dibalik ransomware WannaCry belum teridentifikasi hingga saat ini. Menurut penelitian Flashpoint (perusahaan intelijen dark web) , terjemahan WannaCry di 28 bahasa  adalah terjemahan google translate, kecuali di dua bahasa, yaitu bahasa Inggris dan China, yang betul-betul ditulis oleh manusia (bukan terjemahan). Penelitian berikutnya, ditemukan beberapa kesalahan tata bahasa pada catatan dalam bahasa Inggris, yang menunjukkan bahwa hacker WannaCry bukan berasal dari negara yang berbahasa Inggris. sementara, ransomware berbahasa China benar-benar sesuai tata bahasa, penulisan, dan lain sebagainya. Ini mengindikasikan bahwa hacker tersebut adalah orang yang fasih berbahasa China. Meski begitu, masih sulit mengidentifikasi dari negara mana tepatnya hacker tersebut. Bisa jadi Dari China, Taiwan, Hong Kong, atau bahkan singapura.

Sumber :http://thehackernews.com/2017/05/china-wannacry-ransomware.html

Solusi Keamanan Kian Berkembang, Serangan Hacker Makin Kompleks

Gambar

Apa Itu WannaCry dan Bagaimana Cara Mencegah Serangan Ganasnya?

Gambar
Saat ini serangan ransomware wannacry sedang menghebohkan dunia, dimana kurang lebih 99 negara terkena dampak serangan malware ganas ini, termasuk negara kita, Indonesia.
Berdasarkan laporan yang diterima oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), serangan di Indonesia ditujukan ke RS Harapan Kita dan RS Dharmais.
“Serangan cyber ini bersifat tersebar dan masih serta menyerang critical recource (sumber daya yang sangat penting) dan serangan ini dapat dikategorikan sebagai teroris cyber”, ujar Semuel A selaku Direktur Jenderal Aplikasi Informatika.
Wannacry (wcry) atau juga dikenal sebagai Wanna Decryptor merupakan program ransomware spesifik yang mengunci semua data pada sistem komputer dan membiarkan korban hanya memiliki 2 file yaitu instruksi tentang apa yang harus dilakukan dan program WannaCry itu sendiri.
Saat membuka program, komputer menginformasikan kepada pengguna bahwa file telah di-encryted dan memberikan tenggang waktu untuk membayar, dengan mengancam bahwa file…

Ingin Ahok Bebas, Hacker Retas Situs Web PN Negara dan Tempo

Gambar
Sejumlah dukungan mengalir kepada Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Thahaja Purnama alias Ahok pasca keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang telah memvonisnya bersalah.
Salah satu dukunyan tersebut ditunjukkan oleh aksi hacker yang telah meretas web Pengadilan Negeri Negara, Kabupaten Jembara.
Hacker tersebut menunjukkan aksinya dengan merubah halaman utama situs dengan gambar Ahok dan disertai kalimat yang bernada tidak puas karena Ahok divonis bersalah, adapun isi dari kalimat tersebut yaitu “"Give his all to this country guilty and sentenced 2 years in jail. Simple explanation: they didn't know the difference between "eat with spoon" and "eat spoon". They claimed both are same meaning, and made this governor guilty. the end. #RIP Justice In My Country," tulis peretas yang menyebut dirinya sebagai Konslet & Achon666ju5t.

Sosok seorang ulama dimanfaatkan oleh hacker pendukung Ahok dengan memajang fotonya di halaman depan situs portal beri…